Sabtu, 16 Februari 2013

Rencana Indah Allah


sahabatku...
marilah kita renungkan isi dialog berikut.
sebenarnya dialoq ini hanya sekedar kata-kata kiasan saja yang menggambarkan tentang cinta kasih Allah yang selalu memiliki rencana indah yang tidak pernah kita ketahui.
sehingga kita sering kali mengeluh dan merasa bahwa Allah tidak sayang lagi pada kita.

Aku                 : malaikat, bolehkah aku bertanya?
Malaikat          : tentu saja, silahkan...
Aku                 : kenapa Allah menakdirkan banyak hal buruk yang terjadi padaku hari ini?
Malaikat          : apa maksud mu…???
Aku                 :Pagi tadi mobilku mogok, dan butuh waktu lama untuk memperbaikinya seihingga aku terlambat.
Malaikat          : Oke… trus..
Aku                 :Makanan yang aku pesan hari ini rasanya sangat tidak enak, sehingga aku malas untuk memakannya.
Malaikat          : Lalu…?
Aku                 :Di jalan pulang tiba-tiba HP ku mati, padahal aku sedang membicarakan masalah bisnis besar yang sangat menguntungkanku.
Malaikat          : Benar, kemudian….?
Aku                 :Dan sesampainya di rumah, aku ingin bersantai dengan menikmati pijitan dengan mesin pijat refleksi yang baru ku beli, tapi mati dan tak berfungsi dengan baik.
Malaikat          : oke… Dengarlah…!!
Allah tidak membiarkan mobilmu menyala karena di depan sana ada seorang pengemudi bus yang sedang mabuk. Kau tahu apa yang akan terjadi jika kau juga terus melaju? Ya… dia akan menabrakmu…
Pembuat makanan yang biasa kau pesan itu sedang sakit, sehingga yang memasak makananmu hari ni adalah orang lain yang menggantikannya. Allah tidak ingin kau tertular penyakitnya. Oleh karena itu Allah membuatnya mengalihkan tugasnya untuk membuat makanan itu kepada orang lain. Meskipun tidak enak, tapi makanan itu sehat untukmu.
Aku                 :Menarik nafas..
Malaikat          : Dan HP mu itu, Allah membuatnya mati karena orang yang akan mengajakmu bebisnis adalah seorang penipu. Dan Allah tidak akan membiarkanmu tertipu.
Lagipua, HP mu itu akan mengganggu konsentrasimu dalam mengendara, sehingga Allah pun tidak ingin kau celaka.
Aku                 : (Dengan mata berkaca-kaca), aku mengerti sekarang..
Malaikat          : Dan soal mesin pijat itu…
Allah tahu bahwa kau belum membayar voucher tagihan listrik, dan apakah kau tahu jika mesin itu kau nyalakan??
Ya… kau juga tidak ingin kan berada dalam kegelapan?
Aku                 :Ya Allah ya Raabb.. ampuni aku

Subhanallah….. begitu besar cinta Tuhanku kepada hambanya

Sahabatku….
Kita harus belajar untuk percaya pada kekuasaan Allah, karena rencanaNya pasti lebih baik dari rencana kita sendiri.

yakinlah bahwa Dia selalu menakdirkan yang terbaik untuk kita.


kita harus beryukur apapaun yang terjadi, karena semua hal yang terjadi dalam hidup kita sudah Dia atur demi kebaikan diri kita sendiri.


janganlah kita mengeluh lalu menyerah...

bersabarlah karena dia pasti menakdirkan semua hal dalam hidup kita akan indah pada waktunya..


dikutip dari: NH magazine

10 Kualitas Kepribadian Baik



1.      Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2.      Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
3.      Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4.      Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
5.      Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6.      Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7.      Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8.      Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9.      Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah- masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
10.  Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

sumber:
motivationplannet.wordpress.com

Pohon dan Burung pelatuk



Ada sebuah pohon yg sedang berbuah lebat, buahnya terlihat kuning keemasan sangat menggiurkan.

Seekor burung jalak terbang ke pohon tersebut, dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut.

"Pohon yg subur, engkau terlihat indah dgn buah² pohon ini."
Pohon setelah mendengar pujian tersebut berkata kepada burung jalak, "Teman, tinggallah ditempat saya!."
Kemudian, seekor burung kenari terbang ke pohon ini, menghadap pohon ini sambil bernyanyi, "Pohon ini sgt hijau, buahnya sgt wangi, sgt bagus."
Pohon berkata kepada burung kenari ini, "Jika engkau ingin memakan buah, silahkan ambil saja!"
Seekor burung pelatuk terbang ke pohon ini, dia mematuk-matuk di sana-sini di badan pohon buah, membuat pohon buah sangat kesakitan, sambil menjerit kesakitan berteriak kepada burung pelatuk. Burung pelatuk berkata, "Saya melihat di dalam tubuh Anda ada seekor ulat, saya ingin mematuknya keluar, jika tidak, maka Anda akan sakit dimakan ulat..."
Si pohon dengan marah berkata, "Omong kosong, engkau mematuk saya, sengaja ingin membunuh saya, cepat pergi dari sini!" Burung pelatuk akhirnya terbang pergi.
Tidak berapa lama kemudian, pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning kemudian gugur.
Akhirnya dahannya juga layu, tdk bisa berbuah lagi.
Burung jalak terbang meninggalkannya.., burung kenari juga tdk datang bernyanyi lagi..
Pada saat ini burung pelatuk datang lagi, walau bagaimanapun pohon menjerit kesakitan, dia tidak peduli, mematuk terus sampai seluruh ulat di tubuh pohon terpatuk habis.
Beberapa waktu kemudian, pohon ini tumbuh kembali, daun² hijau mulai terlihat, kemudian berbuah lagi.
Pada saat ini, pohon dengan perasaan terharu berkata, "Yg bernyanyi & memuji Anda belum tentu adalah seorang teman, tetapi yg bersedia menunjukkan kekurangan Anda, juga bisa membantu Anda, inilah teman sejati."

Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mengelus untuk memanipulasi.

Sumber : www,fastabiq,com

Hikmah:

Orang yang berbuat baik pada kita saat kita sedang dalam kejayaan belum tentu akan terus ada disaat kita dalam penderitaan. Marilah kita belajar melihat mana yg bener-benar teman dan mana yg sekedar memanfaatkan kita..

 mudah2an bermanfaat.. :)

Kisah Uang 1000 dan 100.000


(cerita fiktif yang menginspirasi, mudah2an bermanfaat)

Tahu nggak persamaan uang 1000 dan 100.000???

Yaaa….
Persamaan uang 1000 dan 100.000 adalah:
1.       Sama-sama terbuat dari kertas,
2.       sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia.
3.       Dan Pada saat bersamaan pula mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat.

suatu hari sekitar Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda.
Kemudian diantara kedua uang tersebut terjadilah percakapan,
Rp.100.000 bertanya kepada yang Rp.1000 "kenapa badan kamu begitu lusuk, kotor dan bau amis?"
Dijawablah olehnya "karena aku begitu keluar dari Bank langsung ditangan orang-orang bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan di tangan pengemis"

Lalu Rp.1000 bertanya balik pd Rp.100.000 "kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?"

Dijawabnya "karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan beredarnyapun di restauran mahal, di mall dan jg hotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet"
Lalu Rp.1000 bertanya lagi
"pernahkah engkau mampir di tempat ibadah?"
Dijawablah oleh Rp.100.000
"belum pernah "

Rp.1000. pun berkata lagi
"ketahuilah,,walaupun keadaanku seperti ini adanya, setiap jum'at aku selalu mampir di Masjid-Masjid, Minggu Gereja-Gereja, Wihara, Klenteng, Pure dan ditangan anak-anak yatim, bahkan aku selalu bersyukur kepada Tuhan karena aku tidak dipandang manusia bukan karena nilai tapi yang dipandang adalah sebuah manfaat."
Akhirnya menangislah uang Rp.100.000 karena merasa besar, hebat, tinggi tapi tidak begitu bermanfaat selama ini.

Jadi pingin jadi 1000 atau 100.000???

Intinya adalah: bukan seberapa besar penghasilan Kita,
tapi seberapa bermanfaat penghasilan Kita itu.
Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan.

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang selalu mensyukuri nikmat dan memberi manfaat untuk senua makhluk dan semesta alam serta dijauhkan dari sifat sombong.
Aamiiin….